Liburan Semester Enam
Sekarang pukul satu dini hari di tanggal 15 Juli 2022. Hari di mana saya sudah selesai melewati semester enam yang lumayan. Entah lumayan apa karena ternyata bisa saya lewati dengan 'baik'. Satu bulan menjelang UAS saya berangkat ke Bandung. Pekan pertama ke Jakarta menghadiri wisuda Fajar dan 'Laura'.
Sedang pekan-pekan selanjutnya saya berkutat pada persiapan MATA-PETA. Nah, selama persiapan hingga pelaksanaan MATA-PETA, saya melalui berbagai hal yang berkesan. Terutama soal perasaan.
Di momen MATA-PETA, saya menangis kejer tiga kali. Pertama, saat memasak makan siang di hari kedua. Air mata saya tumpah ketika peserta dibentak komdis. Kedua, ketika sesi pembaiatan anggota baru. Ketiga, tatkala sarasehan menjelang pulang.
Saya sendiri tak menyangka dapat se'cengeng' itu. Jika ingatan saya tak berkhianat, saya terakhir menagis itu ketika Kuyo (Kucing satu-satunya saya) meninggal. Waktu itu, Kuyo sakit parah (entah karena apa -kemungkinan keracunan) dan saya tak bisa berbuat apa-apa. Di malam itu, Kuyo menghembuskan napas terakhir di depan mata saya.
Selepas MATA-PETA usai, hari-hari saya masih bersama mereka. Di akhir bulan juga ada wisuda Zaki, Hafiz, dan Ibnu. Lalu, masa-masa UAS pun datang.
Gejolak perasaan yang ganjil perlahan mulai menampakkan respon ke luar. Omongan perihal cinta kini tampak dekat dan pada akhirnya mengubah pikiran saya mengenai kata tersebut. Meski dalam hal ini saya masih mengamini bahwa perasaan ini hanyalah kesan sesaat saja, dan bukanlah murni cinta. Namun, perasaan ganjil itu terus menghantui pikiran. Aneh.
Bayangan akan dirinya masih saja menggelayuti dahan pikiran saya. Bersama bayang itu, saya pulang ke rumah setelah satu bulan di kota kembang.
Kegiatan di rumah cukup padat. Sowan Mbak Eka, mengunjungi pernikahan Mbak Eva, nonton Morfem, dan berkunjung ke pusara simbah di wonotunggal dan kauman.
Di rumah Mbak Eka, kami piknik ke atas. Kejadian mengerikan saya temui tatkala sedang menuju ke atas. Tepat di depan mata saya, ada motor yang melesat kencang dari atas karena mengalami rem blong dan masuk ke jurang. Untung kedua pengendara tersebut tidak kenapa. Hanya mas-masnya yang luka dan motor yang remuk. Ngeri.
Komentar
Posting Komentar