Ada banyak hal yang baik disengaja atau tidak turut merangkum kenangan kita selama satu tahun penuh. Apalagi di zaman sekarang ini, bwnyak aplikasi yang mampu menangkap salah hal yang sentimentil dari manusia: kenangan. Kenangan itu bisa jadi muncul dalam arsip story Instagram, lewat status Facebook, atau bisa pula dari cuitan di Twitter. Tidak hanya media sosial saja yang turut merangkum memori dalam 365 hari kita hidup. Spotify, sebuah aplikasi pemutar musik yang jamak dimiliki sebagian besar penghuni bumi (yang sudah memiliki akses internet). Hampir setiap orang melewati hari-harinya dengan menyetel musik. Setidaknya bagi orang di sekitar saya. Musik menjadi semacam penghantar emosi yang tak terucap, pendamping di kala tak ada orang sekitar yang peduli, atau sekadar penghibur saat realita tak sejalan dengan bayangan. Dan Spotify mampu merangkum rasa itu di akhir tahun. Saya, juga jutaan umat manusia mendegar musik selama satu tahun. Selama satu tahun juga, Spotify merangkum musik ya...